





![]() | Hari Ini | 193 |
![]() | Kemarin | 39 |
![]() | Minggu Ini | 611 |
![]() | Minggu Lalu | 338 |
![]() | Bulan Ini | 1539 |
![]() | Bulan Lalu | 913 |
![]() | Anda Tamu Ke | 9036 |
IP Anda: 38.107.179.220
,
Hari ini: 23 Feb 2012
BKMM Tahun 2011 SUDAH CAIR
|
|
Bantuan Khusus Murid Miskin (BKMM) adalah bantuan yang diberikan oleh pemerintah bagi siswa miskin di tingkat SMA/SMK/MA. Sejak diselenggarakan, Program BKMM ini telah mengalami beberapa perubahan nama, sebelum periode ini disebut BKSM. Awal dilaksanakannya beasiswa ini adalah MoU antara Pemerintah Pusat, Pemprov dan Pemkot/Pemkab untuk penyediaan sumber dananya, yakni APBN 40%, APBD I 30% APBD II 30%, sehingga pada pelaksanaannya di setiap kabupaten/kota berbeda-beda jadwal pencairannya.
Bantuan ini sering dianggap sama dengan (Bantuan Operasional Sekolah) BOS yang ada di tingkat SD/SMP, walaupun sangat berbeda. Dari namanya jelas sekali bedanya, BOS adalah bantuanĀ operasional untuk sekolah sehingga setiap SD/SMP mendapatkan kuota berdasarkan total jumlah siswa, sedangkan BKMM adalah bantuan untuk siswa miskin yang pengelolaan bantuannya oleh sekolah.
Kuota BKMM di setiap SMA/SMK/MA akan berbeda-beda berdasarkan jumlah siswa miskin yang ada (dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu dari Kepala Desa/Lurah pada saat pengajuan BKMM oleh sekolah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota). Sedangkan kuota BKMM di setiap sekolah ditentukan oleh SK Kepala Dinas Pendidikan di setiap Kabupaten/Kota.
Siswa yang mendapatkan BKMM mendapatkan beasiswa sebesar Rp.65.000,-/bulan selama 1 tahun, atau total 65.000 x 12bulan = Rp.780.000,-. Jika SPP siswa sebesar Rp.65.000,- maka secara otomatis siswa yang bersangkutan harus dibebaskan SPPnya dan beasiswa tersebut dianggap sebagai gantinya. Apabila SPPnya lebih besar dari 90.000 maka wali murid tinggal menambah 25.000 saja.
Selama Program BKMM dicanangkan oleh pemerintah, SMK Terpadu Al-Ishlahiyah telah mendapatkan beasiswa ini sebanyak 4 kali, yakni tahun 2008, 2009 dan 2010, dengan rincian sebagai berikut:
- Tahun 2008 mendapatkan 70 kuota dari 70 siswa miskin yang diajukan (TahunPengajuan 2007)
- Tahun 2009 mendapatkan 82 kuota dari 82 siswa miskin yang diajukan (Tahun Pengajuan 2008)
- Tahun 2010 mendapatkan 52 kuota dari 129 siswa miskin yang diajukan (Tahun Pengajuan 2009).
- Tahun 2011 mendapatkan 80 kuota dari 133 siswa miskin yang diajukan (Tahun Pengajuan 2010).
Untuk periode tahun 2010 sekolah bersama walimurid bersepakat 52 kuota tersebut dibagi rata untuk 129 siswa miskin, sehingga setiap siswa hanya mendapatkan 25.000,-/bulan.
Hari ini (Kamis, 6 Oktober 2011, Pk. 10.00 WIB) sekolah mengundang para walimurid siswa penerima bantuan BKMM Untuk Periode 2011 di SMK Terpadu Al-Ishlahiyah. Agenda rapat walimurid penerima BKMM adalah :
1. Penjelasan tentang Program BKMM
2. Musyawarah pembagian kuota (80 siswa) dari 133 siswa yang diajukan
3. Penandatanganan penerimaan bantuan BKMM oleh walimurid
Mudah-mudahan rapat berjalan lancar, dan menghasilkan keputusan yang terbaik dan membawa manfaat, Amien






